Gas Mulia

Gas mulia adalah gas yang mempunyai sifat tidak reaktif, dan susah bereaksi
dengan bahan kimia lain. Dan merupakan golongan yang paling  stabil dalam sistem
periodik unsur. Elektron valensi kulit terluar unsur-unsur golongan Gas Mulia
dianggap “penuh” sehingga unsur-unsur Gas Mulia menjadi unsur yang
stabil. Karena sifat stabilnya, unsur-unsur Gas Mulia ditemukan di alam dalam bentuk
monoatomik. 


         Gas mulia adalah unsur-unsur golongan VIIIA yang sangat stabil dan sukar bereaksi.

      Sifat fisik gas mulia dipengaruhi oleh titik didih dan titik leleh unsur sedangkan sifat kimianya dipengaruhi oleh jari-jari atom, energi ionisasi dan keelektronegatifan

1. Titik Didih dan Titik Leleh

Titik didih
Titik leleh
He
-269
-272
Ne
-246
-249
Ar
-186
-189
Kr
-153
-157
Xe
-108
-112
Rn
-62
-71
Titik didih dan Titik leleh unsur gas mulia dari atas kebawah semakin tinggi, hal ini disebabkan gaya dispersi antar atom gas mulia makin besar.

2. Jari-jari Atom















Jari-jari atom Gas Mulia yang semakin besar dengan bertambahnya nomor atom,
Dalam satu golongan, Jari-jari atom unsur-unsur Gas Mulia dari atas ke bawah
semakin besar karena bertambahnya kulit yang terisi elektron

3. Energi Ionisasi
Jari-jari atom yang kecil mempunyai energi ionisasi besar artinya elektronnya sangat sukar dilepaskan dan sebaliknya.  Energi Ionisasi dari atas ke bawah semakin kecil karena gaya tarik inti atom terhadap elektron terluar
semakin lemah.
 









4. Keelektronegatifan
Harga keelektronegatifan Kr dan Xe menunjukan keduanya bersifat reaktif sehingga dapat dihasilkan senyawa dari Kr dan Xe. Pertama kali ditemukan senyawa XePtF6 hasil reaksi Xe dengan PtF6.


Kegunaan unsur gas mulia
1. Kegunaan helium
       Sebagai pendingin reaktor nuklir.
       Sebagai gas yang digunakan di lorong  angin.
       Memberi tekanan pada bahan bakar roket.
2. Kegunaan Neon
        Neon dapat digunakan untuk pengisi bola lampu di landasan pesawat terbang.
        Neon digunakan sebagai penangkal petir dan pengisi tabung-tabung televisi.
3. Kegunaan Argon :
       Pengisi bola lampu, Pengisi tabung pemadam kebakaran
4. Kegunaan Kripton
       Pengisi bola lampu blitz pada kamera.
    Kripton dapat digabungkan dengan gas lain untuk membuat sinar hijau kekuningan yang dapat digunakan sebagai kode dengan melemparkannya ke udara.
5. Kegunaan Xenon
       Xenon biasa digunakan untuk  mengisi lampu blizt pada kamera.
6. Kegunaan Radon
    Terkadang digunakan oleh beberapa rumah sakit untuk kegunaan terapeutik. Radon juga digunakan dalam pendidikan hidrologi, yang mengkaji interaksi antara air bawah tanah
     
Sumber:
https://penjelasankimiaunsur.blogspot.com/2016/11/gas-mulia.html