Pengertian, Sifat dan Manfaat Halogen -- Halogen adalah unsur - unsur golongan VII A ( Tujuh A ) dalam tabel periodik. Unsur - unsur tersebut diantaranya fluorin (F), klorin (CL), bromin (Br), iodin (I) dan astatin (At). Halogen berasal dari kata halogenao yang berarti pembentuk garam, karena sejarah penemuan halogen diperoleh dari garam.
Diantara unsur - unsur golongan VII A, Astatin merupakan unsur radioaktif dengan waktu paruh 8,3 jam. Unsur-unsur halogen di alam, semuanya ditemukan dalamkeadaan diatomik.Hal ini terjadi karena Unsur-unsur halogen tidak stabil jika berdiri sendiri dan unsur halogen sangat reaktif. Oleh karena itu, unsur halogen harus berikatan agar stabil. Unsur-unsur halogen dapat ditemukan di beberapa tempat. Fluorin dapat ditemukan di atas permukaan tanah .Klorin dapat ditemukan di dalam air laut. Bromin juga dapat ditemukan di dalam air laut. Begitu juga dengan iodin, yang dapat ditemukan di dalam air laut. Astatin dapat ditemukan dari pemboman bismuth dengan partikel alfa.
Semua unsur halogen terdapat sebagai molekul diatom, yaitu F2, Cl2, Br2, dan I2. Fluorin dan klorin berwujud gas, fluorin berwarna kuning pucat dan klorin berwarna kuning kehijauan. Bromin mudah menguap, cairan dan uapnya berwarna cokelat-kemerahan. Iodin berupa zat padat berwarna hitam mengkilap yang dapat menyublim menghasilkan uap berwarna ungu
Unsur-unsur halogen mudah dikenali dari bau dan warnanya. Halogen umumnya berbau menyengat, terutama klorin dan bromin (bromos, artinya pesing). Kedua gas ini bersifat racun sehingga harus ditangani secara hati-hati. Jika wadah bromin bocor maka dalam beberapa saat, ruangan akan tampak cokelat-kemerahan. Titik leleh, titik didih, dan sifat-sifat fisika lainnya ditunjukkan pada Tabel di bawah ini.
Kenaikan titik leleh dan titik didih dari atas ke bawah dalam tabel periodik disebabkan gaya London di antara molekul halogen yang makin meningkat dengan bertambahnya panjang ikatan. Gaya berbanding lurus dengan jarak atau panjang ikatan.
Kereaktifan halogen dapat dipelajari dari jari-jari atomnya. Dari atas ke bawah, jari-jari atom meningkat sehingga gaya tarik inti terhadap penerimaan (afinitas) elektron makin lemah. Akibatnya, kereaktifan unsur-unsur halogen dari atas ke bawah berkurang.
Kereaktifan halogen dapat juga dipelajari dari afinitas elektron. Makin besar afinitas elektron, makin reaktif unsur tersebut. Dari atas ke bawah dalam tabel periodik, afinitas elektron unsur-unsur halogen makin kecil sehingga kereaktifannya: F>Cl>Br>I
Oleh karena unsur halogen mudah menerima elektron maka semua unsur halogen merupakan oksidator kuat. Kekuatan oksidator halogen menurun dari atas ke bawah dalam tabel periodik
Berdasarkan konfigurasi elektronnya, halogen menempati golongan VIIA dalam tabel periodik. Atom-atom unsur halogen memiliki afinitas elektron tinggi sehingga mudah menerima elektron membentuk konfigurasi elektron gas mulia. Oleh sebab itu, unsur-unsur halogen tidak pernah ditemukan dalam keadaan unsur bebas di alam.
Sumber:
https://www.materipelajaran.web.id/2015/10/pengertian-sifat-dan-manfaat-halogen.html
https://tugasseokalah.blogspot.com/2016/08/unsur-unsur-halogen-kimia-unsur-halogen.html
Video Halogen
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=T9Yc7V7uCK4
Halogen ini dibuat dari senyawa-senyawa yang ada di alam. Caranya ialah dengan mengoksidasi ion-ion halida. Prosesnya juga sangat beragam pada tiap unsurnya.
Sifat - Sifat Halogen :
a. Sifat fisis unsur - unsur halogen :
b. Sifat kimia unsur - unsur halogen
- Kereaktifan : Unsur halogen adalah unsur-unsur yang reaktif,. Kereaktifan halogen dipengaruhi oleh keelektronegatifannya, semakin tinggi keelektronegatifan maka semakin reaktif unsur halogen karena semakin mudah menarik elektron.
- Daya oksidasi : Halogen memiliki sifat oksidator dari atas kebawah semakin lemah, sehingga halogen-halogen dapat mengoksidasi ion halida di bawahnya. Sedangkan sifat reduktor ion halida makin ke bawah semakin kuat.
- Membentuk molekul diatomik : Unsur halogen selalu dalam bentuk molekul diatomik yang sangat reaktif terhadap unsur logam maupun nonlogam.
Ciri - Ciri Halogen :
- Konfigurasi elektron valensi halogen adalah ns2np5
- Dari F ke At titik didih dan titik lelehnya semakin tinggi
- Energi ionisasi halogen tinggi
- Afinitas elektron yang tinggi
- Energi disosiasi ikatan
Manfaat Halogen :
a. Fluorin (F)
- Membuat senyawa CFC, dan CFC berfungsi sebagai cairan pendingin ( kulkas dan ac ).
- Garam fluorida ditambahkan pada pasta gigi atau air minum untuk mencegah kerusakan gigi.
- Membuat Teflon.
b. Klorin (Cl)
- Untuk klorinasi hidrokarbon sebagai bahan baku industri plastik serta karet sintesis.
- Untuk pembuatan tetrakloro metana (CCl4).
- Untuk pembuatan etil klorida (C2H3Cl) yang digunakan pada pembuatan TEL (tetra etillead), yaitu bahan aditif pada bensin.
- Untuk industri berbagai jenis pestisida.
- Sebagai bahan desinfektans dalam air minum dan kolam renang.
- Sebagai pemutih pada industri pulp (bahan baku pembuatan kertas) dan tekstil.
- Gas klorin digunakan sebagai zat oksidator pada pembuatan bromin
c. Bromin (Br)
- Membuat Etil bromida (C2H4Br2), suatu zat aditif yang dicampurkan ke dalam bensin bertimbal (TEL) untuk mengikat timbal, sehingga tidak melekat pada silinder atau piston.
- Membuat AgBr, merupakan bahan yang sensitif terhadap cahaya dan digunakan dalam film fotografi.
- Pembuatan senyawa organik, misalnya zat warna, obat-obatan, dan pestisida.
d. Iodin (I)
- Banyak digunakan untuk obat luka (larutan iodin dalam alkohol yang dikenal dengan iodiumtingtur).
- Sebagai bahan untuk membuat perak iodida (AgI).
- Untuk mengetes adanya amilum dalam tepung tapioka.
https://www.materipelajaran.web.id/2015/10/pengertian-sifat-dan-manfaat-halogen.html
https://tugasseokalah.blogspot.com/2016/08/unsur-unsur-halogen-kimia-unsur-halogen.html
Video Halogen
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=T9Yc7V7uCK4





0 Comments